Seperti biasa setiap minggu malam saya selalu menunggu Mario Teguh dengan wejangan-wejangannya yang super. Tapi minggu kemarin, saya cuma kebagian menonton sedikit. Saya penasaran, lalu saya ulang menonton di you tube. Saya sangat tertarik pas di bagian ketika seorang pemuda bertanya… lalu dijawab pak Mario dengan menanyakan kepada audience dan si penanya, wanita seperti apa yang menjadi dambaannya untuk menjadi kekasih atau istrinya, kemudian pak Mario mulai menulis di board nya gambarna wanita ideal menurut para pria, seperti ini gambarannya:
Cantik
Kaya
Baik
Sayang
Soleha
Glamor (lalu pak Mario menggumamkan “Alhamdulillah ya” disambung dgn “sesuatu”, dan diikuti tawa audience)
Sexi
Anggun
Gemulai
Setia
Inilah gambaran wanita ideal dimata pria.
Ada 10 kata di board itu, tunggu…. Ada yg aneh…. Saya menunggu kata “pintar”, tapi kata itu tidak pernah muncul hingga daftar kata itu diakhiri pak Mario dan meneruskan wejangannya. Saya heran sekaligus takjub. Sekian puluh (mungkin ratusan) penonton di metro tv waktu itu, tidak ada satupun laki-laki diantara penonton yang menginginkan perempuan pintar menjadi istri atau pasangannya… Glek.. kenapa??? Big question ini terus menghantui saya. Apakah karena laki-laki tidak mau superioritasnya terganggu krn istrinya lebih pintar? Apakah laki-laki merasa “tidak aman” punya istri pintar?
Lalu saya mulai browsing, seperti apa sih wanita ideal… Beberapa artikel tidak pernah menyebut “pintar” sebagai syarat ideal. Sampai akhirnya saya sampai di web Lovelytoday. Disini disebut ada 10 syarat wanita ideal, yaitu:
1. Trustworthy/Dapat dipercaya
2. Respectful/Hormat & Menghargai
3. Full of understanding/Pengertian
4. Maturity/Dewasa
5. Buat Pria merasa dibutuhkan
6. Smart/Pintar
7. Motherly/Keibuan
8. Attractive/Menarik
9. Sense of Humor/ Selera humor
10. Independency/Mandiri
Akhirnya, ada juga yg menginginkan wanita pintar sbg syarat wanita ideal.
Tapi saya masih penasaran. Kenapa perempuan pintar tidak disukai pria? Menurut Anda kenapa?






9 komentar
Pengumpan komentar untuk artikel ini
November 4, 2011 pada 2:55 pm
adinda
karena wanita pintar lebih terkesan untuk mengatur lelaki ..
November 5, 2011 pada 10:55 am
mayadewi
Trimakasih Adinda. Jadi boleh dong kita simpulkan bhw utk mencari jodoh, wanita tidak perlu pintar, tp harus cantik, krn cantik ada di list pertama. Begitukah?
November 5, 2011 pada 4:59 am
adi
Sy alumni PTN IPK 3.0, Saya punya target istri hrs yg pintar dan kesampean harapanku dia bintang mulai SD hingga PTN lulus terbaik/cumlaude…usia perkawinan sy udah 13th, dan anehnya dalam sesuatu diskusi istri sll tidak mau kalah…sbg lelaki harga diri merasa dilecehkan dlm hal itu tp krn tdk mau ribut sy lbh bnyk mengalah demi keutuhan kel.
Mungkin cocoknya istri cerdas jodohnya jg yg cerdas biar bisa ngimbangi. Jadi cerdas itu
bukan pilihan. …Kecuali istri cerdas dr pondok pesantren mgk msh bisa menghargai laki2, krn diajarkan jd istri yg solekhah, yg bs menghargai suami.
Salam
Adi
November 5, 2011 pada 11:01 am
mayadewi
Trimakasih Adi. Jadi begitu ya rasanya punya istri cerdas? Harga diri merasa dilecehkan?
Jadi Anda termasuk yg mendukung kesimpulan sy bahwa “pintar” tidak termasuk dalam kriteria wanita ideal untuk dijadikan pasangan hidup….
November 5, 2011 pada 11:35 am
rizal
Saya tidak menjawab alasannya mbak..so karena saya sangat menyukai wanita pintar.. Hehehe
Tulisan yg bagus mbak..bikin laki2 berpikir..
Tapi begini..kesetaraan itu penting..kualitas intelektual juga penting karena itu sumber nilai dalam eksistensi kita dalam mengarungi hidup..ketika itu menyatu dalam ikatan cinta dan rumah tangga..harusnya akan saling mengisi dan memperkokoh tonggak keharmonisan rumah tangga. Kuncinya tetap saling menghormati dan sadar peran masing-masing..istri tetap menghargai suami dan suami tetap menjadi kepala keluarga yg bijak dan bersahaja. So..punya istri/pasangan pinter?? Siapa takut !!
November 5, 2011 pada 12:43 pm
mayadewi
Setuju konsep kesetaraan…. tetep saling menghormati dan menghargai, paham peran masing2… klop deh mas rizal…
Berarti, kembali kriteria wanita ideal, “pintar” seharusnya masuk dalam list kriteria wanita ideal untuk menjadi pasangan/istri.
Desember 7, 2011 pada 4:48 am
Cahya
Syarat yang pertama itu rasanya ngepas banget
.
Desember 7, 2011 pada 1:28 pm
mayadewi
Trimakasih Cahya. Syarat “Dapat dipercaya”? wow… Anda punya pengalaman dgn syarat ini rupanya… hmm.. maaf, tdk bermaksud menyinggung…. tp bgmana dgn syarat “pintar”?
Desember 12, 2011 pada 10:31 pm
julmaidah
karenaa mgnhknn mrkaa mmersaa tersaingiii