Nama lengkap saya, Maya Dewi Savitri. Saya menikah dengan Setyo Nugroho dan dikaruniai 3 anak, Raka Primastra, Mahesa Bisatya dan Oryza Ayu Maulivi. Kami tinggal di dekat Kaliurang, tempat wisata di kaki gunung Merapi.
Saat ini, yang menjadi concern saya ada 3 hal, yaitu : pendidikan anak, pariwisata dan bisnis. Tidak mudah menghandle 3 hal berbeda sekaligus, tapi disitulah kehidupan saya. Saya bekerja di kantor konsultan pariwisata, juga sebagai konsultan paruh waktu (alias kalau sempat) di distributor produk pendidikan anak. Untuk tetap mengepulkan dapur, saya mengelola bisnis bersama suami. Padahal background pendidikan saya adalah psikologi industri dan organisasi. Saya lulus program Magister Sains dari UGM Yogya tahun 2003. Saya pernah mengajar di Untag Surabaya, namun kenyamanan kota Yogya membuat saya memilih tinggal di kota gudeg ini.
Begitulah hidup saya, penuh dengan warna warni cerita. Jungkir balik di bidang bisnis sudah sejak tahun 2003, mulai dari butik kecil di rumah, oulet busana sport, warung makan, hingga bisnis laundry.
Basically, saya ibu rumah tangga dengan banyak kegiatan. Fokus saya tetap di psikologi, aplikasinya pada berbagai hal yang saya temui. Rejeki ada dimana-mana, tidak harus pada bidang ilmu yang dimiliki. Karena saya suka hal baru, senang belajar dan gampang bosan, jadi tidak masalah bagi saya untuk mencoba sesuatu yang baru.






4 komentar
Pengumpan komentar untuk artikel ini
Desember 27, 2010 pada 6:53 am
Ester Lianawati
Mbak Maya, psikolog jg ya
Blog nya keren, mbak. Fotonya jg tmpk bahagia hehe. Sukses sll ya mbak
Desember 29, 2010 pada 4:21 pm
mayadewi
Halo mbak Ester…. senang kenalan dgn Anda… Sukses juga buat Anda
Maret 24, 2012 pada 1:54 pm
saranasukses
Mbak Maya, psikolog ya
nderek tanglet mbak, numpang tanya : saya mempunyai sifat yang mirip dengan mbak maya yaitu suka hal baru, senang belajar dan gampang bosan,nah.. karena suka dengan hal baru dan mudah bosan, saya jadi tidak bisa konsisten dalam melakukan usaha atau bisnis,mohon pencerahannya
Maret 24, 2012 pada 2:14 pm
mayadewi
Justru itu enaknya cepet bosan…. kita berusaha hrs selalu kreatif, harus bikin yg baru terus, kalo bosan ya diganti, mulai dari differensiasi hingga muncul produk-produk baru…. Begitu deh kayaknya…