Melihat lucunya hamster memang terbersit keinginan untuk memeliharanya, apalagi anak-anak saya menyukai binatang. Kami memelihara 6 kucing di rumah. Tapi sebelumnya saya beranggapan memelihara hamster itu rumit dan mahal. Sampai suatu saat ada tayangan di tv tentang bisnis hamster. Ternyata memelihara hamster itu mudah asal disiplin. Banyak sekali aturan main yg gak boleh dilanggar. Linknya saya selipkan disini bagi teman-teman yang juga tertarik memelihara hamster dan sekaligus ingin membisniskannya. Semua bisnis biasanya berawal dari hobby kan? Sebagai langkah awal, saya pelajari dulu jenis-jenis hamster, yaitu:

  1. Hamster siria memiliki bentuk tubuh yang paling besar sekaligus paling cepat dijinakkan. Hamster siria juga gerakannya lambat dan jarang menggigit sehingga cocok untuk dipelihara anak-anak. Perlu diperhatikan, karena memiliki badan yang lebih besar, berarti membutuhkan kandang yang lebih besar dan makanan yang lebih banyak. Catatan penting untuk hamster ini: status vulnerable (terancam). Pastikan hamster ini tidak akan mati sia-sia di tangan Anda.
  2. Hamster champbell termasuk dalam hamster mini. Termasuk hamster yang agak susah dijinakkan. Hamster ini mengenali lingkungan sekitarnya dengan menggigit kecil alih-alih untuk mengicipi. Jadi wajar jika hamster jenis ini sering menggigit jari kita. Walau demikian, jika sering dipegang, hamster ini tidak akan menggigit tuannya lagi. Hamster ini memiliki variasi warna yang paling banyak.
  3. Hamster winter white memiliki bentuk tubuh yang mirip dengan champbell. Winter white adalah saudara dekat champbell. Sering kali jenis ini dikwainkan oleh peternak dengan hamster champbell. Hal ini bukanlah tidakan bijak. Anda juga sebaiknya tidak mencampur hamster champbell dengan winter white. Tindakan ini hanya akan merusak kode genetik asli pada hamster. Mengapa disebut winter white? Karena pada musim dingin (di Indonesia musim hujan; sekitar bulan Desember sampai Februari) hamster jenis ini warnanya akan cenderung berubah keputih-putih-an. (Winter White = turn into white on winter). Hamster jenis ini jarang sekali menggigit, namun harnganya biasanya lebih mahal. Jika memiliki anggaran yang cukup besar, hamster jenis ini cocok dipelihara untuk anak-anak.
  4. Hamster roborovski memiliki tubuh yang paling mungil namun larinya paling cepat. Jika terlepas, hamster ini relatif lebih sulit ditangkap. Hanya ada 2 variasi warna: normal dan white face. Hamster jenis ini memiliki kumis yang sangat banyak. Roborovski white face memiliki wajah dan warna bulu yang jauh lebih putih dan terang dibandingkan roborovski normal. Hamster jenis ini tidak disarankan untuk pemula.

Menurut tayangan di tv, jenis yang paling banyak dipelihara adalah jenis Chambell. Jadi saya pilih yang ini saja. Sekarang, harus mencari informasi pakan hamster apa. Saya coba baca di sini. Tapi sebetulnya sudah ada pakan hamster dalam kemasan yang isinya biji-bijian dan pelet. Kita tinggal beli aja di pet shop. Cuma harus memilih jangan terlalu banyak kuaci, kuaci mengandung lemak/kolesterol tinggi, hamster bisa mati. Selain itu hamster jangan diberi sayuran segar kalau di kandang sudah disediakan botol minuman. Hamster bisa diare dan mati. Sekali-sekali sepotong kecil wortel atau beberapa biji kecambah bisa juga, asal jangan terlalu sering.

Lalu, mulailah saya beli sepasang hamster. Saya pilih pedagang hamster biasa, bukan pet shop. Modal awal beli sepasang hamster lengkap kandang dan peralatan sekitar 100-150ribuan.

Baru hari ke empat, si jantan mati. Dan saya sama sekali tidak tahu sebabnya. Dia cuma sering minum. Tidur terus, mungkin sekarat, lalu mati. Hiks. Saya tunggu seminggu kemudian, supaya bau si jantan hilang dulu, baru saya carikan jodoh baru buat si betina. Kali ini saya cari penjual baru, bukan yang kemarin, supaya beda aja sih. Akhirnya saya dapat pejantan yang mau sama Chilla, hamster betina saya. Gak mudah loh cari jodoh. Kalo mereka gak suka, baru aja diketemukan sudah cakar-cakaran. Jadi musti sabar mencarikan pilihan yang mau. Jadi untuk dapat keturunan bagus juga gak mudah, tergantung si hamsternya mau apa enggak. Sekitar 1-2 hari pasangan hamster baru ini butuh penyesuaian. Setelah itu mulailah mereka kawin. Seminggu kawin, si jantan dipisah ke kandang lain, karena kuatir gak sempat mindah lagi keburu si betina beranak. Betul juga, tiga minggu berikutnya betina beranak! Wuih senengnya… plan pertama berhasil. Betina pertama beranak 5 ekor. Saya biarkan para junior ini besar dulu, baru mulai dipasarkan. Saya sudah menyiapkan pasangan berikutnya yg siap beranak 3 minggu ke depan. Semoga.