“Every exit is an entry somewhere.” – quote by Tom Stoppard

Quote ini mengilhami saya tentang sebuah perpindahan. Hijrah. Semua kehidupan mengalami perpindahan. Setiap keluar dari satu fase, masuk ke fase berikutnya. Ketika kita baru lulus Sarjana, lengkap dengan euforia keluar dari masa pertapaan, namun otomatis masuk dalam dunia baru yang dituntut tanggung jawab lebih besar. Kemampuan mandiri, tidak lagi bergantung kepada orangtua. Sama juga halnya dengan perpindahan dari posisi karyawan kantor, yang setiap bulan rutin mendapat gaji, menjadi wiraswastawan/wati yang harus berjuang mencari pemasukan supaya usahanya tetap jalan dan bisa menggaji karyawan.

Keberanian untuk pindah. Itulah intinya. Karena tidak semua orang berani menjalani fase kehidupan baru. Apalagi kondisi yang sebelumnya nyaman-nyaman saja. Ambisi dan aspirasi kita ke depan sangat diuji di sini.

Tapi saya yakin, jika niat kita hijrah adalah untuk mendapatkan sesuatu yg lebih baik dari hari ini, mengapa tidak kita lakukan? Siapkan saja plan cadangan, jika hijrah itu tidak semanis yang kita harapkan. Well, sebuah awal, sebuah permulaan, sebuah penyesuaian, semua terasa tidak menyenangkan bukan? Jadi lalui sajalah. Tuhan akan mengabulkan apapun doa kita jika itu untuk kebaikan diri kita di hari depan. Semoga kita semua selalu dalam rahmatNya untuk mendapat petunjuk dan jalan yang benar. Amin.