My best friends always arround me. Betapa bersyukurnya aku dengan anugrah ini. Ketika saat-saat kesendirian dan kepedihan melanda, selalu saja ada teman sharing untuk meringankan beban rasa. Entah itu kenalan baru, atau teman masa kecil yang tiba-tiba mencari kabar tentang aku.  Subhnallah. Ini anugrah Allah buatku.

Share your feel, your think, your emotion, everything about you to someone you trust. Ini akan meringankan beban. Rasanya seperti menaruh sekarung sampah, ups maaf teman, maksudnya bukan membuang sampah, tapi kita bisa saling belajar dengan kehidupan lain di luar kehidupan kita. Tidak sengaja kita berkaca bahwa ada kehidupan yang lebih berat, lebih pahit, dan lebih sakit, tapi mereka bisa survive, lalu kenapa kita tidak? Percaya satu hal, bahwa Allah tidak akan memberikan masalah untuk kita hadapi diluar kemampuan kita. Masalah itu semua untuk membuat kita kuat. Aku percaya itu. Jadi kalau hidupku tidak seperti sekarang ini, mungkin aku akan jadi wanita manja yang cuma bisa bergantung pada orang lain. Tapi Allah punya cara sendiri untuk membuatku kuat.

Ini sekedar tips ringan buat yang sedang galau, SHARE it with someone u trust. Beda teman, beda pendapat atas masalah kita. Terima saja masukan dari mereka. Kadang membuat kita semakin galau, ya itulah proses, tapi dengan begitu kita tahu banyak perspektif dan solusi untuk menghadapi problem yang sama. Tapi hati-hati memilih teman sharing. Ada teman yang bisa jadi tempat untuk kita tumpahkan semua emosi, sedih, kecewa, marah, yah.. orang lagi galau, ya tumpahlah semuanya. Tapi ada juga yang balik menceritakan masalah dia sendiri. Dengarkan saja. Dari cerita dia, bisa diambil hikmah, seperti berkaca pada sebuah cermin. Kadang kita jadi tahu, betapa buruk diri kita dibandingkan “cermin” di depan kita. Atau justru sebaliknya, kita bersyukur masih tampak bagus dibanding “cermin” kita tadi. Nah, ini tipe teman lain lagi. Ada yang langsung mengkritik kita, whuups, langsung merosot rasanya, tambah galau. Tapi dengan begitu, kita tahu dimana letak kesalahan kita. Kita tidak akan pernah tahu kita salah, kalau tidak ada orang lain yang mengingatkan kita kan?

friends